Suara.com - Usai mengendarai tank di kawasan Korps Marinir Angkatan Laut, Jakarta Pusat, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku antusias meski sulit mengontrolnya.
“Iya senang sekali lah saya bisa bawa tank tadi. Agak susah sih, kan saya baru pertama, makanya tadi sedikit kagok pas waktu ngeremnya,” kata Susi di Gedung Graha Marinir, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2015).
Bahkan dia sedikit bercerita kalau sejak dulu berkeinginan untuk memiliki tank pribadi. Hal tersebut untuk menerobos kemacetan yang kerap kali terjadi di Jakarta.
“Dulu saya ini ingin beli satu tank pribadi. Kan Jakarta itu macetnya luar biasa, jadi biar bisa nerobos kemacetan pengen pakai tank, biar orang pada minggir semua,” kata Susi disambut gelak tawa awak media.
Karena telah berhasil mengendari tank tersebut, pengusaha ikan dan pesawat ini dianugerahi penghargaan Brevet Kehormatan Artileri Korps Marinir.
“Wah keren. Nah Menteri Jokowi itu memang harus keren,” kata Susi.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan