Suara.com - Kepolisian Garut, Jawa Barat dan Polda Metro Jaya melakukan pra rekontruksi kasus pembunuhan Hayriantira alias Rian yang merupakan Sekretaris Direktur XL Hasnul Suhaimi. Tersanksa pembunuhan, Andy Wahyudi di bawa ke Garut.
Pra rekontruksi itu dilakukan di tempat kejadian perkara di Hotel Cipaganti, Garut. Tercatat, Andy melakukan 3 reka adegan pembunuhan.
"Tercatat oleh tim ada 34 reka adegan," kata Kapolres Garut, Ajun Komisaris Besar Polisi Arif Rachman di Hotel Cipaganti Garut, Kamis (6/8/2015) malam.
rekontruksi akan dilanjutkan untuk melengkapi gambaran pembunuhan. Hanya saja waktu rekontruksi full itu belum dijadwalkan.
"Nanti kita akan lengkapi lagi pada saat rekonstruksi full. Tapi untuk kapannya, kita lihat nanti perkembangan selanjutnya," ujarnya.
Setelah pra rekontruksi, Andy dibawa ke Polres Garut untuk melengkapi BAP (Berkas Acara Pemeriksaan ulang). "Ini hari ini tersangka langsung kita BAP ulang di Polres Garut. Iya langsung hari ini tidak menunggu besok lagi," tambahnya.
Rian sebelumnya dilaporkan pada April 2015 karena sejak November 2014 keluarga tak tahu kabarnya.
Dari hasil penelusuran polisi, kasus terungkap. Rian ternyata menjadi korban pembunuhan yang dilakukan teman dekat, Andy, pada Kamis (30/10/2014) di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat. Kasus ini terkuak setelah polisi menemukan mobil korban di rumah Andy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
-
Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian
-
Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara