Suara.com - Mabes Polri mengamankan dan memeriksa tiga pengusaha peternakan sapi di Tangerang, Banten, yang diduga sengaja menimbun ribuan sapi, alias tidak melakukan kegiatan pemotongan.
Penahanan itu menyusul operasi yang dilakukan tim Subdit Indag Bareskrim Polri yang sengaja memeriksa tempat penggemukan sapi atau feedloter milik PT Brahman Perkasa Sentosa di Sepatan, Tangerang, dan PT Tangjung Unggul Mandiri pada Rabu petang (12/8/2015).
Direktur Kasubdit Indag Kombes Helmy Santika mengungkapkan, saat polisi memeriksa lokasi, terdapat 3.164 ekor sapi, dimana 500 diantaranya sudah memenuhi persyaratan untuk dijual atau dipotong.
“Namun (pengusaha peternakan) tidak dilakukan (pemotongan) melainkan tetap berada di peternakan PT BPS,” kata Helmi seperti keterangan tertulis yang diterima suara.com malam ini.
Adapun tiga pengusaha peternakan yang diamankan, yakni Buntoro Hasan, Pudjantoro Hasan dan Sanko hasan yang juga pemilik PT Tanjung Unggul Mandiri.
“Informasi yang diperoleh bahwa sejak sehari sebelum lebaran sampai dengan saat ini tidak melakukan kegiatan melepas, menjual ke rumah potong (hewan),” lanjutnya lagi.
Kepolisian kini juga sudah memasang garis polisi di lokasi, di ajakan Kampung Kelor no 33, Sepatan Tangerang.
Tak lupa penyidik juga menyita sementara semua dokumen, termasuk data keluar masuk sapi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion