Suara.com - Seorang manajer restoran cepat saji McDonald di Birmingham, Inggris, dipecat gara-gara bertindak rasis dengan memotong sembarangan jam kerja dua karyawan kulit hitam tanpa penjelasan.
Salah seorang karyawan yang dipangkas jam kerjanya , Divine Tenn (18), sudah bekerja selama setahun sejak 2014 lalu.
Divine, yang juga masih tercatat sebagai mahasiswi, jam kerjanya dipotong oleh manajernya, Jaskaran Singh Khela, karena dianggap tak becus kerja.
“Orang kulit hitam tidak bisa ‘mengambil’ jam kerja. Mereka tidak becus,” kata Jaskaran seperti dilansir Independent, Senin (17/8/2015).
Jaskaran mengklaim kalau kebijkan terbaru perusahaan memangkas 20 pegawai kulit hitam.
Kelakukan Jaskaran ini memicu protes dan malah membuatnya dipecat dari perusahaan restoran cepat saji itu.
“Kami menganggap ini adalah insiden serius dan melakukan penyelidikan terhadap karyawan yang sudah tak lagi bekerja di perusahaan ini dan kini mendukung karyawan yang terdampak dari insiden itu,” kata pejabat McDonald kepada Independent.
“McDonald terbuka buat semua pegawai dan semua insiden diskriminasi terhadap karyawan kami tidak bisa ditolerir,” tambah penjelasan McDonald.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat