Suara.com - Resha Resita, sahabat baik Dita Amelia Kurniawan, pramugari pesawat Trigana Air PK-YRN nomor penerbangan IL-267 yang jatuh di Kampung Oksob, Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, menceritakan saat terakhir dirinya berjumpa dengan Dita. Kurang lebih sepekan sebelum peristiwa naas menimpa pesawatnya, Dita sempat menginap di rumah kost Resha.
"Terakhir aku ketemu dia itu tanggal 10 (Agustus). Aku terbang bareng 6 hari sama dia. Pulang bareng aku. Nginep di kostan," kata Resha kepada Suara.com.
Saat itu, mereka menghabiskan waktu bersama. Dita bahkan sempat menemani Resha pergi ke salon kecantikan.
"Aku dianterin ke salon buat potong rambut. Terus habis itu dia pergi sama pacarnya jalan. Pacarnya juga sahabat aku," ujar Resha.
Sebelum berpisah, Dita memberikan salam perpisahan yang tidak biasanya ia lakukan. Sampai-sampai, Resha merasa heran dengan sikap agak berbeda yang ditunjukkan sahabatnya itu.
"Sebelum pergi dia peluk aku kenceng banget. Terus nyiumin aku bolak-balik. Pipi, kening, sampe bibir aku dicium. Aku sampe bilang, 'please deh dit jangan gitu ah, sambil ngakak. Aku pikir itu dia cuma gemes sama aku. Nggak ada firasat apa-apa," kenang Resha.
Resha sudah berkawan lama dengan Dita. Perkenalan mereka terjadi sejak tiga tahun yang lalu ketika kedua sama-sama menjalani pendidikan di sekolah pramugari di kawasan Jakarta Timur.
Seluruh 54 penumpang dan awak pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan 257 rute Jayapura-Oksibil yang hilang kontak Minggu sore (16/8), telah berhasil ditemukan.
"Info lanjut pukul 12.30 waktu setempat (WIT) jumlah korban Trigana bertambah menjadi 54 orang," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (18/8/2015).
Dia mengatakan pada pukul 11.00 WIT dilaporkan terdapat 38 jenazah, yakni 37 dewasa dan satu anak.
"Jenazah masih berada di lokasi belum bisa dievakuasi," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Terungkap, Makna Sebenarnya Status BBM Terakhir Pramugari Trigana
-
Inilah Sosok yang Menemukan Kotak Hitam Pesawat Trigana
-
Kotak Hitam dan Sebagian Uang di Pesawat Trigana Ditemukan
-
Pada Rekan, Pramugari Trigana Pernah Lontarkan Pertanyaan Ganjil
-
Pesan BBM Terakhir yang Dikirim Pramugari Trigana Pada Sahabatnya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer