Suara.com - Kepolisian Thailand, hari Kamis (20/8/2015), menyatakan bahwa sedikitnya 10 orang diduga terlibat dalam serangan bom di Bangkok, Senin, 17 Agustus lalu.
"Ini adalah sebuah jaringan besar. Ada persiapan yang melibatkan banyak orang," kata kepala polisi Somyot Poompanmuang kepada Reuters.
"Ini termasuk mereka yang mengawasi jalanan, mempersiapkan bom dan mereka yang ada di lokasi... mereka yang mengetahui rute untuk melarikan diri, " lanjutnya.
"Pasti ada sedikitnya 10 orang yang terlibat," ujar Somyot.
Sebelumnya, polisi Thailand mengatakan, ada tiga orang yang terlibat dalam serangan ini. Yang pertama adalah tersangka berbaju kuning yang diduga meletakkan tas berisi bom di lokasi.
Sementara itu, dua orang lainnya adalah orang berbaju merah dan orang berbaju putih yang berada di sekitar tersangka. Keduanya disinyalir berupaya menutupi tersangka saat dirinya meletakkan tas di lokasi.
Setidaknya 20 orang terbunuh dalam ledakan hari Senin (17/8/2015). Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. (Reuters)
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Terkini
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Bantah Tukar Guling dengan Thomas, Purbaya Jelaskan Tugas Wamenkeu Juda Agung
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
-
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
-
OTT Pejabat Pajak, KPK Sebut Kemenkeu Perlu Perbaiki Sistem Perpajakan
-
KPK Ungkap Kepala KP Pajak Banjarmasin Mulyono Rangkap Jabatan Jadi Komisaris Sejumlah Perusahaan
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur