Suara.com - Kotak Flight Data Recorder (FDR), yang menyimpan data rekaman komunikasi di pesawat, milik pesawat Trigana PK YRN dengan nomor penerbangan IL-267 yang jatuh di Kampung Atenok, Distrik Oskob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, ditemukan pada pukul 12.58 WIT oleh tim SAR gabungan, Kamis (20/8/2015).
Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Jayapura Mayor Sus Juni Kurniawati mengatakan, saat ini FDR tersebut masih berada di Oksibil.
"Belum ada kepastian kapan FDR tersebut akan dibawa ke Jayapura, segera jika sudah ada informasi akan diinfokan kepada rekan media," katanya.
Mayor Sus Juni menjelaskan berdasarkan informasi di lapangan, tim kecil yang bertugas mencari FDR tersebut terdiri dari 10 orang Basarnas bersama tim gabungan lainnya.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yakti (PWY) Kolonel Inf Sugiono di tempat terpisah membenarkan kotak hitam jenis FDR sudah ditemukan oleh tim.
"Bagian kotak hitam yang dicari sejak kemarin, akhirnya ditemukan siang ini di lokasi yang sama oleh tim SAR gabungan dan dibantu masyarakat Oksibil," ujar Danrem.
Sebelumnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya FH Bambang Sulistyo mengatakan tim gabungan di lapangan masih mencari FDR pesawat Trigana Air yang jatuh di Pegunungan Bintang.
Menurut dia, yang ditemukan oleh salah satu tim gabungan di lapangan pada Selasa (18/8/2015) siang itu adalah Voice Cokpit Recoder atau VCR.
"Yang ditemukan itu VCR atau Voice Cokpit Recorder, ini saya baru tahu. Karena kemarin itu kita tidak bisa berhubungan dengan anggota dilapangan karena tidak punya sinyal yang bagus, sehingga tidak bisa kirim gambar (FDR), tapi itu juga baik," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik