Suara.com - Petugas Rusunawa Jatinegara Barat memberi waktu selama tujuh hari atau hingga Rabu (26/8/2015) kepada warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, untuk mengambil kunci rumah.
"Kami membuka pelayanan dari pagi pukul delapan, dan tutup pelayanan tergantung dari pimpinan saja, walaupun jam kerja cuma sampai jam empat," kata petugas layanan pengambilan kunci Rusunawa Jatinegara Barat, Dwi Harsanto, Jum'at (21/8/2015).
Mereka dapat mengambil kunci setelah mengikuti undian pengambilan. Warga hanya menunjukkan nomor undian untuk mendapatkan kunci tersebut.
Sejauh ini, kata Dwi Harsanto, warga Kampung Pulo yang sudah mengambil kunci rusunawa sebanyak 342 kepala keluarga.
Hari ini, petugas menyelenggarakan undian lagi, dari jam 08.00 WIB hingga jam 11.00 WIB tadi, diikuti oleh 437 kepala keluarga.
Tapi, dari jumlah tersebut, baru 27 kepala keluarnya yang sudah mengambil kunci rusun.
Dwi mengungkapkan sebagian warga Kampung Pulo masih ngotot belum mau pindah ke rusunawa yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Pada masih ngeyel-ngeyel banget mas buat disuruh pindah ke tempat yang lebih bagus," kata Dwi.
Dwi menjelaskan lingkungan rusunawa jauh lebih nyaman dibandingkan di pemukiman Kampung Pulo. Tiap unit, katanya, terdapat ruang tamu, dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu dapur, dan tempat untuk menjemur pakaian.
Selain fasilitas di dalam unit, di luar unit juga terdapat fasilitas taman, tempat parkir, dan lift.
Jumlah kamar di Rusunawa Jatinegara Barat, saat ini sebanyak 518 unit yang tersebar di 16 lantai. (Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
Terkini
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Wamensos Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
-
Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?
-
Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
Mahkamah Agung Konfirmasi Penangkapan Wakil Ketua PN Depok dalam OTT KPK