Rapat paripurna DPR [suara.com/Tri Setyo]
Bila rakyat menolak rencana tujuh proyek di DPR, wakil rakyat harus mendengarnya dan menunda proyek, demikian dikatakan Sekretaris Fraksi Hanura DPR Dadang Rusdiana di gedung DPR, Rabu (26/8/2015).
"Kalau rakyat menolak ya ditunda. Ya kalau resistensi masyarakat tinggi. Baiknya nggak usah dilakukan dulu," kata Dadang.
Hal dikatakan Dadang menyusul adanya keinginan kuat dari Ketua Badan Anggaran DPR Ahmadi Noor Supit untuk tetap melanjutkan proyek senilai 2,7 triliun rupiah tersebut.
Dadang yang merupakan anggota Komisi X DPR mengatakan memang anggota dewan membutuhkan renovasi ruang kerja, tetapi tetap harus mempertimbangkan aspirasi rakyat.
"Secara realistik, memang seperti itu. Gedung anggota DPR memang sempit dibanding kantor kepala dinas kabupaten pun kita masih terlalu sempit. Tetapi itulah, sebagai anggota DPR kita harus respon apa yang dikatakan oleh rakyat," katanya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Fraksi Nasdem Johnny G. Plate yang mengatakan bahwa proyek pembangunan gedung DPR tidak mendesak direalisasikan sekarang.
"Yang perlu menjadi prioritas saat ini bagaimana untuk menciptakan lapangan kerja di daerah. Seharusnya yang perlu dipikirkan saat ini adalah bagaimana rencana terkait perlindungan sosial untuk enam juta warga miskin," kata Ketua Departemen Energi SDA dan Lingkungan Hidup DPP Nasdem tersebut.
"Kalau rakyat menolak ya ditunda. Ya kalau resistensi masyarakat tinggi. Baiknya nggak usah dilakukan dulu," kata Dadang.
Hal dikatakan Dadang menyusul adanya keinginan kuat dari Ketua Badan Anggaran DPR Ahmadi Noor Supit untuk tetap melanjutkan proyek senilai 2,7 triliun rupiah tersebut.
Dadang yang merupakan anggota Komisi X DPR mengatakan memang anggota dewan membutuhkan renovasi ruang kerja, tetapi tetap harus mempertimbangkan aspirasi rakyat.
"Secara realistik, memang seperti itu. Gedung anggota DPR memang sempit dibanding kantor kepala dinas kabupaten pun kita masih terlalu sempit. Tetapi itulah, sebagai anggota DPR kita harus respon apa yang dikatakan oleh rakyat," katanya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Fraksi Nasdem Johnny G. Plate yang mengatakan bahwa proyek pembangunan gedung DPR tidak mendesak direalisasikan sekarang.
"Yang perlu menjadi prioritas saat ini bagaimana untuk menciptakan lapangan kerja di daerah. Seharusnya yang perlu dipikirkan saat ini adalah bagaimana rencana terkait perlindungan sosial untuk enam juta warga miskin," kata Ketua Departemen Energi SDA dan Lingkungan Hidup DPP Nasdem tersebut.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Didesak 10.000 Petisi Konstituen, Rahayu Saraswati Hadir Lagi di DPR Kembali Pimpin Rapat Komisi VII
-
Usai Tetapkan Sudewo Jadi Tersangka Kasus DJKA, KPK Dalami Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
6 Fakta Kasus Guru Honorer Tri Wulansari, Tegur Murid Berujung Tersangka
-
Soroti Tata Kelola Aset dan Karier Jaksa Daerah, DPR Minta Kejagung Lakukan Pembenahan Menyeluruh
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Banjir Bikin Daan Mogot Macet Horor 9 Km, Motor Mogok Berjamaah
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Malah Jadi Tersangka, Begini Kronologinya
-
Banjir Jakarta Kian Luas: Rendam 45 RT, 22 Ruas Jalan Tergenang
-
Sejumlah Motor Mogok Akibat Nekat Terobos Banjir di Jalan Prapanca 5 Jaksel
-
JATAM Tuding Pencabutan Izin Perusak Hutan Cuma Sandiwara Politik Redam Amarah Publik
-
Ancaman Daging Sapi Langka di Jabodetabek, Pedagang Ancam Mogok Jualan 3 Hari, Ini Pemicunya
-
Waspada! Jakarta Selatan dan Timur Jadi Titik Merah Potensi Longsor Januari 2026, Cek Wilayahnya
-
Founder Indodax Oscar Darmawan Laporkan Akun Medsos Anonim ke Polda Metro, Apa Kasusnya?
-
Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel
-
Didesak 10.000 Petisi Konstituen, Rahayu Saraswati Hadir Lagi di DPR Kembali Pimpin Rapat Komisi VII