Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan melantik sekira 600 orang menjadi Badan Pemenangan Pemilu dan Badan Saksi Pilkada Serentak. Pelantikan akan dilakulan di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2015).
Hal itu dilakukan dalam rangka menguatkan infrastruktur kelembagaan PDI Perjuangan yang siap mengikuti Pilkada serentak.
"BP (Badan Pemenangan) Pemilu dan Badan Saksi merupakan alat pemenangan yang akan memberikan dukungan efektif bagi para calon kepala daerah yang sudah dididik dalam sekolah Partai beberapa waktu yang lalu," kata Sekertaris Jendral (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Lenteng Agung.
Hasto mengatakan pelantikan tersebut menjadi momentum pergerakan mesin politik partai berlambang banteng ini. Ia juga menilai Pilkada sebagai momentum konsolidasi dan membangun komitmen kerakyatan.
"PDIP meyakini bahwa dengan elektabilitas Partai 35.7 persen sebagaimana hasil survei terakhir, akan terus bergerak menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk berpihak pada wong cilik sebagaimana ditunjukkan oleh kader PDIP yang sedang menjabat seperti Risma, Hasto Wardoyo, Ganjar Pranowo," kata Hasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya