Suara.com - Komisi IV DPR berencana memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Pemanggilan itu untuk meminta pernyataan Ahok soal kasus pencemaran di Teluk Jakarta.
Pemanggilan ini akan dilakukan oleh Panja tentang pemcemaran laut di komisi tersebut. Ahok juga akan ditanyai soal rencana reklamasi Teluk Jakarta.
"Dalam kerangka ke depan itu kita akan memanggil beberapa stakeholder yang berkaitan dengan pencemaran laut, misalnya di Teluk Jakarta dan beberapa daerah yang lain salah satunya kita merencanakan memanggil Gubernur DKI (Ahok). Kita undang di komisi IV di panja kelautan ini. Dulu pada waktu Gubernur DKI Jakarta Pak Jokowi juga pernah kita undang di komisi IV untuk menjelaskan soal reklamasi di Teluk Jakarta," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR, Viva Yoga di DPR, Jakarta, Senin (31/8/2015).
DPR mengaku banyak mendapatkan laporan banyak kawasan pantai dan teluk se-Indonesia yang tercemar. Pencemaran ini umumnya terjadi karena persoalan industri, reklamasi, properti dan pertambangan.
"Jadi ternyata kami menemukan ada persoalan hukum sebenarnya yang sangat vital, jadi ada pelanggaran hukum, belum ada izinnya tetapi sudah dibangun gedung-gedung. Jadi nanti akan kita selidiki, kenapa proses itu bisa terjadi, dan perkembangan selanjutnya iu kita akan juga berhubungan dengan aparat penegak hukum untuk menjelaskan soal ini," kata politisi PAN itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK
-
KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang
-
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya
-
Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang