Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak pernah diajak blusukan lagi oleh Presiden Joko Widodo.
"Ya nggak papa, dari dulu juga nggak pernah dampingin blusukan. (Bukannya nggak mau) tapi nggak pernah diajak blusukan. Kan beliau selalu bilang, supaya efisien tho, ngapain ada dua orang, kalau kita bisa urus yang lain, kan lebih bagus. Dari dulu beliau ngomong gitu," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa pagi.
Hal itu dikatakan Ahok ketika ditanya jurnalis mengenai apakah akan menemani Presiden Jokowi yang diagendakan membagi-bagikan sembako kepada warga di Jakarta Barat, siang nanti.
Bagi Ahok tidak masalah Jokowi blusukan didampingi oleh pejabat manapun. Bagi Ahok, Jokowi masih gubernur Jakarta.
"Jakarta kan emang gubernurnya masih Pak Jokowi. Jadi Presiden, kan cuma dipinjemin rakyat Indonesia. Saya kan masih wakil gubernur. Iya kan Pak Jokowi tuh masih gubernur cuma merangkap Presiden," kata Ahok.
"Karena rakyat Indonesia nggak ketemu Presiden yang bagus. Dipinjemin deh satu gubernur. Saya jadi wakil gubernur gitu lho," Ahok menambahkan.
Blusukan terakhir Jokowi di Jakarta berlangsung pada Sabtu (29/8/2015) ke daerah Johar Baru, Jakarta Pusat. Di sana, Jokowi membagi-bagikan sembako kepada warga. Waktu itu, Ahok tidak mendampinginya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos
-
Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus
-
Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait
-
SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten
-
Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres
-
Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar
-
Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus
-
Usut Korupsi Outsourcing Pekalongan, KPK Cecar Ryan Savero Soal Aliran Uang ke Fadia Arafiq
-
Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi
-
Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028