Suara.com - Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan pelepasan Satelit Ekuatorial Pertama Indonesia LAPAN-A2/LAPAN-ORARI di Kabupaten Bogor, Kamis (3/9/2015)
Berdasarkan jadwal yang diterima Antara, pelepasan Satelit LAPAN A2 ini akan dilakukan di Pusat Teknologi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) di Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Satelit LAPAN-A2 merupakan satelit murni karya anak bangsa, dan penerus dari pendahulunya LAPAN A1 yang pembuatannya dilakukan di Jerman.
Satelit LAPAN-A2 mengemban tiga misi utama yakni melakukan pemetaan bumi, pemantauan kapal laut dan komunikasi amatir.
Satelit mikro tersebut akan mengorbit dekat akuatorial, yang akan lebih sering melintasi Indonesia selama 1,5 jam sekali.
Satelit ini dilengkapi kamera dengan resolusi 4 sampai 5 meter, dengan lebar satuan yang berbeda. (Antara)
BACA BERITA MENARIK LAINNYA:
Nama Adalah Doa, Orang Tua Anggota Polisi Andi Goto School Ingin Anaknya Rajin Sekolah
Studi: Pengguna Jasa PSK Cenderung Melakukan Kejahatan Seksual
Warga Desa Punya Alasan Pukuli Perempuan Hamil Tak Berdaya Ini
KD: Seorang Ibu Akan Selalu Mencintai Anak-anaknya
Berita Terkait
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur
-
Rekam Jejak Abraham Samad, Kini Terjerat Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Jokowi Bilang SBY Negarawan, Demokrat Anggap Polemik 'Partai Biru' Selesai
-
Kecam Pengadu Domba, Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang