Suara.com - Komjen Pol. Budi Waseso akhirnya dicopot sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal(Kabareskrim) Mabes Polri dan digeser menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Komjen Pol. Anang Iskandar.
Selanjutnya jabatan Kabareskrim akan diisi Anang Iskandar.
Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif mutasi ini dan berharap dengan masuknya Anang di lembaga penyidik Mabes Polri ini dapat memecah komunikasi yang sering tersendat antar dua lembaga penegak hukum tersebut selama ini.
"Bagi kami membangun komunikasi kelembagaan antar penegak hukum adalah hal utama sebagai basis sinergitas antar institusi,'' kata Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2015).
Menurut Mantan Penasihat Hukum Polri rersebut, komunikasi antar lembaga adalah hal yang paling penting untuk menunjang kinerja masing institusi agar dapat bekerja lebih baik lagi.
"Komunikasi antar lembaga(penegak hukum) sangat penting dalam meningkatkan kinerja," katanya.
Isu pencopotan Komjen Budi Waseso dari jabatannya sebagai Kabareskrim Mabes Polri berhembus kencang pada beberapa hari terakhir. Hal itu terjadi ketika adanya pengaduan Direktur Utama Pelabuhan Indonesia II, R.J. Lino kepada Menteri Bappenas, Sofyan Djalil terkait penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik bareskrim Polri. Penggeledahan yang dilakukan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi kasus bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priuk tersebut dinilai dapat menghambat perkembangan ekonomi.
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen