Suara.com - Aktivitas Bandara Babullah Ternate, Maluku Utara, ditutup untuk penerbangan dari dan ke bandara itu. Ini menyusul adanya erupsi Gunung Gamalama, Selasa (8/9/2015) pagi.
Kepala Bandara Babullah Ternate, Rusburhany, mengatakan, penutupan itu berlaku mulai pukul 09.00 - 18.00 WIT sambil menunggu perkembangan terakhir kondisi aktivitas Gunung Gamalama.
Pihaknya juga melihat perkembangan, kalau memang kondisi penerbangan bisa dilakukan. Maka Otoritas Bandara Babullah akan kembali membuka aktivitas penerbangan dari dan ke Ternate.
Menurut dia, pihak otoritas Bandara Sultan Babullah Ternate menutup operasional bandara dalam rangka mengantisipasi hal�-hal yang tidak diinginkan. Akibat dari penutupan ini penerbangan dari dan tujuan Ternate dihentikan, sehingga penerbangan tujuan Ternate dialihkan ke Bandara Sam Ratulangi Manado.
Sedangkan, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama, Darno Lamane mengatakan, sesuai pengamatan gunung tampak jelas pukul 07.53 WIT terjadi letusan dari Rekahan Barat Laut. Asap letusan putih kelabu tebal tinggi lk. 1000 m condong ke timur.
Selain itu, tercatat 1 x Gempa Letusan 21 mm, durasi : 39.43 dtk ( 07.53 ) Wit1 x Gempa Hembusan amax : 34 mm, durasi : 15.97 detik 06.27 wit 1 x Gempa Vulkanik Dalam, amax : 16 mm, s-p : 1.14 dtk, durasi : 9.20 dtk ( 06.32 ) Wit 1 x Gempa Tremor Harmonik amax : 17 mm, durasi : 22.85 dtk ( 08.00 ) Wit, meskipun demikian, tingkat aktivitas Gunung Gamalama Waspada level II Akibat Erupsi Sebelumnya Gunung Gamalama di Kota Ternate, pada 4 Agustus pukul 07.53 Wit menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian sekitar 800 meter dengan arah ke timur laut dan timur hingga ke Selatan Kota Ternate.
Semburan abu vulkanik itu disertai gempa tremor hembusan menerus 0,5-3 mm dengan disertai dua kali hembusan tremor maksimal 3 mm dengan durasi 102.115 detik, gempa hembusan35.32 detik.
Selain itu, Gunung Gamalama juga satu kali terjadi gempa tektonik dalam dengan maksimal 45 mm, s-p 0,73 detik dengan durasi 9.67 detik dan semburan abu vulkanik setinggi 300 meter dari kawah gunung tersebut.
"Meskipun demikian, hingga saat ini, status Gunung Gamalama masih berada di waspada level dua," kata Darno Lamane. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok