Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan sensor modis yang terpasang di satelit Terra dan Aqua mencatat titik panas di wilayah Sumatera bertambah dari 39 titik. Sehingga total sampai, Rabu (9/9/2015) hari ini ada 283 titik.
Ke-283 titik panas itu tersebar pada 6 provinsi dengan kosentrasi masih di Sumatera Selatan 123 titik. Kemudian Jambi 86 titik, Riau 34 titik, Bangka Belitung 30 titik, Lampung sembilan titik dan Bengkulu ada 1 titik.
Untuk 34 titik panas di Provinsi Riau tersebar pada lima kabupaten dengan terkosentrasi di Indragiri Hulu 21 titik, lalu Indragiri Hilir enam titik, Pelalawan lima titik, Bengkalis dan Kuantang Singingi masing-masing satu titik.
Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin mengungkapkan dari total jumlah titik panas di Riau itu dengan memiliki tingkat kepercayaan di atas 70 persen sebagai titik api kebakaran lahan dan hutan sebanyak 24 titik.
"Titik api paling banyak terpantau di Indragiri Hulu dengan 17 titik. Lalu Pelalawan empat titik dan Indragiri Hilir tiga titik," katanya.
Meski kabut asap pekat melanda Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mulai menipis akibat hujan gerimis sejak dini hari tadi sampai pagi hari. Tapi tidak berpengaruh pada kualitas udara di daerah tersebut.
Terbukti pada alat pengukur Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) terpasang di Jalan Jenderal Sudirman atau depan kantor wali kota Pekanbaru masih menunjukan kualitas udara di Kota Pekanbaru masih dinyatakan 'berbahaya'.
Data dinas kesehatan (diskes) setempat menyebut, sejak 29 Juni hingga 8 September 2015 jumlah penderita Insfeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) yang dirangkum dari 20 Puskesmas di daerah tersebut mencapai 2.990 orang.
"Ada 93 orang terkena asma, 30 orang pnemonia, 67 iritasi mata, 109 iritasi kulit, dan 181 diare. Jika di totalkan semua, jumlahnya sudah capai 3.470 orang terkena penyakit akibat kabut asap ini," kata Kepala Seksi Surveilans, Penyakit dan Pengendalian KB Diskes Kota Pekanbaru, Hamdan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek