Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan hujan ringan akan melanda sebagian wilayah di Provinsi Jambi pada 10 September hingga 11 September 2015. Sampai hari ini Jambi masih diselimuti kabut asap kebakaran hutan.
"Keadaan cuaca hujan ringan diperkirakan melanda sebagian wilayah ini. Prakiraan cuaca itu berlaku 24 jam mulai pukul 7.00 WIB pada 10-11 September 2015," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi Kurnianingsih di Jambi, Rabu (9/9/2015).
BMKG memperkirakan cuaca berawan terjadi di empat daerah yakni Kabupaten Batanghari, Muaro Jambi, Sarolangun dan Kota Jambi. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Sementara khusus di Kota Jambi, cuaca akan berawan. Angin umumnya bergerak dari timur hingga selatan dengan kecepatan 8 sampai dengan 20 kilometer perjam, dan suhu udara 23 hingga 33 derajat celsius.
Sementara keadaan cuaca di Kabupaten Batanghari dan Tebo yakni berawan, suhu udara minimum 23 dan maksimum 34 derajat celsius. Kelembaban udara di Baranghari minimal 44 dan maksimal 95 persen, sementara di Tebo minimal 48 dan maksimal 94 persen.
Kurnianingsih juga menjelaskan, prakiraan cuaca di wilayah perairan pantai timur Provinsi Jambi, yakni berawan, angin umumnya bergerak dari timur hingga selatan dengan kecepatan 10 sampai dengan 22 kilometer per jam. Sedangkan tinggi gelombang perairan laut pantai timur Jambi rata-rata berkisar antara 0,5 sampai 1,3 meter. Sementara tinggi gelombang laut maksimum berkisar antara 0,8 sampai dengan 1,3 meter.
Sementara sampai hari ini juga, warga Jambi terpaksa harus terbang melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan. Sebab beberapa hari terakhir Bandara Sultan Thaha Jambi tertutup kabut asap sehingga tidak ada pesawat yang beroperasi.
Warga Jambi ke Palembamg melalui jalur darat dan melanjutkan perjalanan dengan pesawat udara. Dalam kondisi udara berkabut asap sekarang ini, sulit melakukan aktivitas terutama bepergian menggunakan jasa angkutan udara dari Jambi ke berbagai daerah di Sumatera dan Jawa karena penerbangan sering dibatalkakn.
Kondisi kabut asap yang hampir terjadi di setiap daerah dalam provinsi wilayah Sumatera ini diharapkan dapat segera ditanggulangi pemerintah daerah masing-masing. Kabut asap di Jambi dan daerah Sumatera lainnya diharapkan segera diatasi sehingga saat pulang dari perjalanan bisnis di Jakarta tidak perlu transit ke Palembang lagi, ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek