Suara.com - Lelaki yang diyakini kepolisian Thailand sebagai dalang pengeboman di Kuil Erawan, Bangkok, melarikan diri ke Bangladesh sehari sebelum serangan itu terjadi pada tanggal 17 Agustus 2015 lalu. Menurut polisi, si lelaki menuju Bangladesh dengan menggunakan paspor Cina.
Identitas lelaki tersebut diungkap oleh seorang tersangka yang kini meringkuk di tahanan polisi. Si tersangka mengaku memberikan sebuah tas berisi bom kepada seorang lelaki lain yang diduga sebagai pengebom.
Kepada polisi, si tersangka mengungkap bahwa "Izan", adalah pemimpin gerakan yang memberikan tugas kepada para pelaku dalam sebuah pertemuan di Bangkok, sebelum melancarkan serangan bom.
"Lelaki ini dipanggil Izan dan saya tidak tahu apakah ini adalah nama sesungguhnya. Izan adalah orang penting dalam jaringan ini," kata Wakil Kepala Kepolisian, Chakthip Chaijinda.
"Saya tidak tahu apa kewarganegaraannya... Mari kita sebut bahwa Izan ini adalah salah satu orang yang paling dicari," sambung Chakthip.
Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Kuil Erawan. Serangan itu menewaskan 20 orang, di mana 14 diantaranya adalah wisatawan asing.
Chakthip mengatakan, polisi Thailand akan berkoordinasi dengan polisi Bangladesh. Seorang petugas departemen imigrasi mengatakan, si lelaki menggunakan paspor Cina, kendati belum dapat dipastikan keasliannya.
Sampai saat ini, polisi masih belum bisa mengetahui motif pengeboman. Sejauh ini, polisi masih saja dibingungkan dengan banyaknya teori dan petunjuk-petunjuk yang ternyata salah. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi