Suara.com - Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, PAN menunggu pemerintah jika memang diberikan jatah menteri. PAN sendiri sudah mendeklarasikan diri menjadi pendukung pemerintah.
"Kami tidak ingin berandai-andai soal itu. Yang pasti sampai saat ini belum ada ajakan dari presiden kepada PAN soal menteri di kabinet," kata Yandri saat dihubungi Jumat (11/9).
Hal itu sekaligus membantah adanya anggapan tentang kedatangan Soetrisno Bachir ke Istana menemui Preiden Joko Widodo (Jokowi) yang disangkut-pautkan dengan pembahasan jatah menteri.
Menurut Yandri, kehadiran Soetrisno adalah pembahasan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN),
Menurutnya, urusan menteri merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sekretaris Fraksi PAN ini pun mengatakan, di internal partai belum ada pembahasan mengenai kader yang tepat didudukan mengisi kursi kabinet.
Yandri menerangkan, dukungan PAN untuk pemerintah bukan ditujukan untuk barter politik. Namun, dukungan itu ditujukan untuk menyumbangkan pemikiran ataupun pandangan dari partai.
"Jadi sampai hari ini belum ada bahasan soal menteri. Yang pasti kan pada reshuffle pertama tidak ada kader PAN yang masuk. Kami tidak tahu apakah nantinya bakal ada lagi reshuffle atau tidak," kata Yandri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!