Suara.com - Girjesh Pal (38), lelaki asal Jagura, India, membunuh anak perempuannya secara sadis dengan menggunakan palu dan meminum darahnya.
Seperti dilansir Dailystar, Sabtu (12/9/2015), Girjesh melakukan hal gila itu sebagai ritual untuk mengusir nasib miskin keluarganya.
Saksi mata yang juga ibu kandung korban, Sunita, mengaku kalau anaknya pertama kali disiksa di depan kerumunan orang.
“Dia mengorbankan anak perempuan untuk para Dewa perempuaan agar ada kedamaian di rumah dan buat kestabilan finansial,” kata Sunita.
Pada pagi hari, Sunita baru sadar kalau anaknya sudah tewas setelah menemukan palu dan bunga di samping jenazah plus ceceran darah.
“Ada bunga di samping jenazah anak perempuan saya,” terang Sunita.
Para tetangga sebetulnya mendengar teriakan korban saat disiksa.
“Semua orang datang menolong, tapi dia menahan gadis itu. Ibunya juga sudah mencoba menyelamatkannya, tapi dia malah dipukul,” cerita seorang saksi mata.
Tetangga pelaku mengklaim, sejak dipecat, pelaku kerap melakukan ritual aneh. Kini pelaku ditahan oleh polisi dengan tuduhan pembunuhan oleh polisi setempat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah