Suara.com - Pengamanan jamaah Indonesia di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, diperluas seiring dengan dua pintu masjid yang diperluas dibuka untuk menampung jamaah dari berbagai penjuru dunia pada musim haji tahun ini.
"Dengan dibukanya pintu King Abdul Aziz dan Abdullah, maka zona pengamanan, pengawasan, dan perlindungan jamaah di Masjidil Haram direposisi dan diperluas," kata Kepala Seksi Perlindungan Jamaah Daerah Kerja (Daker) Mekkah Letkol Jaetul Muchlis Basyir di Mekkah, Sabtu.
Ia menjelaskan setelah Bus Shalawat berhenti operasi sementara mulai 19-28 September, maka dua terminal bus dekat Masjidil Haram yaitu Syib Amir dan Bab Ali, tidak perlu lagi ada tim keamanan di situ.
Petugas yang biasa berada di dua terminal tersebut akan dialihkan ke tempat lain di sekitar Masjidil Haram, terutama di pintu-pintu yang mulai terbuka. Apalagi saat ini, semua jamaah calon haji Indonesia yang mencapai sekitar 155 ribu orang telah berada di Mekkah.
Untuk menyiasati keterbatasan jumlah tenaga pengamanan, Muchlis mengatakan akan menempatkan dua orang di pos jaga, satu untuk tetap berada di pos dan satu lagi melakukan penyisiran di wilayah tugasnya.
"Kami berusaha menggelar operasi lebih strategis sekarang. Salah satunya seragam petugas keamanan yang mudah dikenali jamaah Indonesia," ujarnya.
Namun menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muchlis juga mengimbau agar jamaah Indonesia menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas keluar pemondokan di siang hari yang panasnya bisa menembus angka di atas 40 derajat celcius.
"Siang cukup beribadah di masjid sekitar pemondokan, namun pada malam hari silahkan saja (ke Masjidil Haram). Jangan lupa memberi tahu Karo (kepala rombongan) atau Karu (kepala regu) masing-masing," ujarnya.
Apalagi saat ini sampai pasca-wukuf, Bus Shalawat tidak beroperasi dan jamaah harus menggunakan transportasi umum atau berjalan kaki ke Masjidil Haram. "Tingkatkan kewaspadaan saat menggunakan transportasi umum seperti taksi," pesannya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan