Suara.com - Akhirnya, masinis kereta listrik commuter line KA 1156 yang terjepit di kabin kereta terjadi benturan dengan kereta lainnya, KA 1154, di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2015) jam 16.56 WIB, berhasil dievakuasi.
Masinis tersebut berhasil dikeluarkan setelah petugas menggunakan alat potong untuk membuka pintu kereta.
"Ini kita pakai mesin gerindra duduk untuk memotong pintu," kata salah seorang petugas di lokasi.
Menurut pengamatan Suara.com, setelah berhasil dikeluarkan dari kabin kereta, masinis digotong dengan menggunakan tandu oleh petugas kereta. Masinis terlihat lemas, tetapi dia masih bernafas.
Petugas Humas PT. Kereta Api Commuter Jabodetabek, Adli, mengatakan kasus itu terjadi ketika kereta commuter line nomor KA 1154 dari arah Kota menuju Bogor berhenti di Stasiun Juanda. Tak lama kemudian datang kereta KA 1156 dengan tujuan sama, entah kenapa kemudian menabrak.
Adli belum dapat menjelaskan penyebab kereta bisa menabrak. Saat ini, kasus tersebut sedang diinvestigasi.
Sementara para penumpang yang mengalami luka akibat tabrakan saat ini sudah dilarikan ke sejumlah rumah sakit, seperti RSCM, RSPAD Gatot Subroto, dan RS. Juanda.
"Untuk saat ini jumlah korban belum diketahui, namun seluruh korban kita sudah bawa ke beberapa rumah sakit," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya