Suara.com - Pagi tadi, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mendatangi Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, untuk meninjau lokasi dua kereta rel listrik yang bertabrakan pada Rabu (23/9/2015) sekitar jam 15.30 WIB.
Setelah meninjau tempat kejadian perkara, Jonan mengatakan sebenarnya sistem persinyalan kereta tidak bermasalah.
"Kecelakaan ini memang aneh, memalukan," kata Jonan.
Setelah melihat-lihat, Jonan kemudian berbicara dengan salah satu penumpang.
Jonan bertanya apakah kasus kecelakaan kemarin sore membuat masyarakat takut naik kereta rel listrik.
Calon penumpang mengatakan tidak takut.
"Mungkin kejadian kemarin ada human error. Saya biasa saja pak," kata calon penumpang.
Jonan mengimbay masyarakat jangan khawatir memutuskan naik kereta rel listrik. PT. KAI, katanya, akan mengevaluasi diri.
"Saya pikir, PT. KAI bakal melakukan pemeriksaan internal, dicari tahu dimana kelalaiannya," kata Jonan.
Tabrakan dua kereta tujuan Jakarta Kota-Bogor kemarin mengakibatkan puluan orang terluka. [Nur Habibie]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup