Suara.com - Kereta rel listrik tujuan Jakarta-Bogor dan Jakarta-Bekasi sudah beroperasi normal, Kamis (24/9/2015) sejak pukul 06.20 WIB, usai evakuasi dua kereta yang terlibat kecelakaan di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/9/2015) sore.
"Pukul 06.20 WIB proses evakuasi KRL yang mengalami kecelakaan di Stasiun Juanda telah selesai dilakukan. Dua jalur lintas Jakarta Kota melalui Manggarai telah dapat dilalui KRL," kata Manajer Komunikasi PT. KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa.
Sebelumnya, ratusan pekerja dari berbagai dipo kereta api dikerahkan untuk mengevakuasi KRL di peron Jakarta-Bogor Stasiun Juanda pascakecelakaan dua KRL 1154 dan 1156 yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Petugas yang bekerja di loket Stasiun Juanda, Irlan, mengatakan loket mulai dibuka pagi tadi sekitar jam 07.00 WIB.
"Tadi pas buka juga udah lumayan ramailah bang," ujarnya.
Sebelumnya, layanan loket ditutup kemarin mulai pukul 16.00 WIB atau setengah jam setelah terjadi tabrakan kereta.
"Kita kemarin langsung tutup loket itu sekitar pukul 16.00 WIB, udah nggak ngelayanin pembelian tiket," kata Irlan. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat