Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan proyek pembangunan wisma atlet untuk Asian Games 2018 di Kemayoran, Jakarta Pusat akan ditunda. Sedianya peletakan batu pertama atau groundbreaking akan dilakukan pada Rabu besok (30/9/2015) dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kita mungkin akan tunda karena proses lelang kan, mau test (proses pra lelang). Tadinya kan mau besok, tapi saya bilang kalau besok, habis groundbreaking, belum ada kontraktor cuma pencanangan, buat apa?" kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/9/2015).
Menurut Ahok percuma apabila groundbreaking tetap dilakukan, namun setelah itu pembanguannya tidak langsung dikerjakan.
"Buat apa cuma pencanangan doang. Lebih baik tunggu pas udah kerja langsung jalan. Kalu mau langsung jalan aja," jelas Ahok.
Peletakan batu pertama wisma atlet tercatat sudah dua kali molor, sedianya dilakukan pada pekan lalu. Namun diundur karena Presiden Jokowi di luar negeri.
Untuk diketahui, saat ini pembangunan Wisma Atlet yang sedianya dibangun di tanah Sekretariat Negara yang akan dihibahkan ke Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta menuai kritik keras dari DPR. Pasalnya Komisi II DPR telah menolak pengalihan aset berupa lahan di Kemayoran, milik Setneg dihibahkan ke pemprov DKI Jakarta.
Tanah hibah tersebut sedianya bakalnya dibangun wisma atlet untuk Asian Games 2018. Bila Asian Games kelar, selanjutnya wisma tersebut akan diubah fungsi menjadi rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?