Suara.com - Empat orang sekeluarga warga Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, Minggu keracunan asap mesin genset dan seorang di antaranya meninggal dunia.
"Korban yang meninggal dunia bernama Haji Martawi warga Dusun Togur Daya, Desa Sotaber, Kecamatan Pasean," kata Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi dalam rilis yang diterima Antara di Pamekasan, Minggu (4/10/2015) petang.
Tiga korban lainnya masing-masing bernama Sumani (50), Salaman (25), dan Nabiha (66).
Kasus keracunan asap mesin genset itu terjadi antara pukul 02.00 hingga 03.00 WIB, Minggu (4/10) dini hari, saat aliran listrik di wilayah itu padam.
Saat itu Haji Martawi menggunakan mesin genset miliknya sebagai alternatif penerangan.
Mesin berada di dalam rumah, dan setelah menyala beberapa jam, empat orang penghuni rumah tiba-tiba pingsan setelah menghirup bau asap tak sedap dari mesin genset itu.
"Jadi empat warga yang menjadi korban keracunan asap mesin genset itu satu keluarga," kata Dandim.
Dari empat orang yang menjadi korban keracunan asap mesin genset itu, tiga di antaranya hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Slamet Martodirdjo Pamekasan.
Polisi dari jajaran Polsek Pasean, masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.
Sementara terkait korban keracunan yang meninggal dunia, yakni Haji Martawi, jenazahnya telah dikebumikan di pemakaman umum setempat, Minggu (4/10) sore.
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dan menganggap kejadian itu sebagai musibah biasa. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan