Suara.com - Asmani alias Pelor (43) sempat diamankan polisi karena gerak-geriknya mencurigakan di sekitar tempat kejadian perkara pembunuhan Putri Nur Fauziah (9) di Jalan Sahabat RT 6/5, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Bapak tiga orang anak tersebut diamankan saat berada di warung kopi, tepatnya di belakang Kelurahan Kalideres.
Dia diamankan karena diduga ada kaitan dengan kasus pembunuhan Putri. Seperti diketahui, saat ini polisi secara intensif memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus pembunuhan Putri.
Menurut keterangan warga, lelaki tersebut tinggal di Rawa Lele.
"Dia (Asmani) mah emang stres bang, dia juga kalau ngomong suka ngaco sama nggak jelas gitu, saya kirain mah beneran ketangkep orang yang bunuhnya, eh nggak tahunya bukan," kata Zulkifli, warga Rawa Lele.
Asmani sempat dibawa kantor Kelurahan Kalideres untuk dimintai keterangan ketika itu.
BACA JUGA:
Ini Profil Empat Lelaki Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus
Warga yang mengira pembunuh Putri sudah ditangkap, mengerumuni kantor kelurahan.
Malam harinya, Kapolres Jakarta Barat Komisaris Besar Rudy Heriyanto mengatakan lelaki tersebut masih diinterogasi.
Ketika ditanya apakah yang bersangkutan akan dijadikan saksi, Rudy tidak menjawab secara gamblang.
"Kita kan interogasi harus di tempat yang benar," katanya.
Ketika ditanya berulangkali, apakah sekarang lelaki tersebut sudah dibawa ke kantor polisi, Rudy tidak mau menjawab.
"Kamu ini maksa," kata Rudy.
Putri merupakan murid kelas dua SD Negeri 05 Kalideres Pagi, Rawa Lele, Kalideres, ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di Jalan Sahabat RT 6/5, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jumat (2/10/2015) sekitar pukul 22.30 WIB.
Berita Terkait
-
Firasat Ayah Putri Sebelum Anaknya Ditemukan Tewas di Kardus
-
Ahok Tak Setuju Kalau Pembunuh 'Bocah dalam Kardus' Dihukum Mati
-
Ayah Kenali Jenazah Putri "Bocah Dalam Kardus Ketemu" di RS Polri
-
Ibunda Putri "Bocah Dalam Kardus" Tidak Mau Makan
-
Pembunuh Bocah Dalam Kardus Masih Berkeliaran Bikin Anak Ngeri
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
-
5 Rekomendasi Lipstik Matte yang Tidak Membuat Bibir Kering Sesuai Review Pengguna
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi