Suara.com - Seorang buruh pabrik semen milik Cina, PT SDIC tewas mengenaskan di dalam mesin penggiling adonan semen. Pabrik itu beroprasi di Kabupaten Manokwati, Papua Barat.
Buruh yang tewas itu bernama Ece Saipudin. Mendiang Ece akan dipulangkan ke kampung halamannya.
"Jenazah Ece Saipudin diterbangkan dari Manokwari menuju daerah asalnya Pelabuhan Ratu Suka Bumi, Jawa Barat menggunakan pesawat pada Minggu sore," kata Kapolres Manokwari AKBP Johnny Eddizon Isir, Senin (12/10/2015) pagi.
Ece ditemukan tewas mengenaskan di dalam mesin penggiling semen pada Sabtu (10/10/2015) kemarin pukul 10.00 WIT. Korban melakukan pembersihan semen yang mengeras di mesin molen dan tiba-tiba mesin tersebut hidup sehingga korban tewas menganaskan.
Setelah kejadian, aparat kepolisian langsung mendatangi TKP. Mereka langsung melakukan olah TKP dan membawa korban ke RSUD Manokwari untuk dilakukan otopsi guna penyelidikan lebih lanjut.
Sementara penyebab mesin molen hidup saat korban sedang membersikan dalam mesin hingga saat ini belum jelas. Tim identifikasi Polres Manokwari masih melakukan pendalaman guna mengetahui motif pasti peristiya itu.
"Kami juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang merupakan rekan korban sambil menunggu hasil otopsi," ujar Kapolres. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis