Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan setiap hari terjadi kasus kebakaran di Jakarta.
"Problema di Jakarta tentang kebakaran, hampir setiap hari terjadi kebakaran. Mulai dari kecil hingga besar. Jangan sampai ada label kota yang paling sering terbakar," kata Tito saat memberikan kata sambutan di acara bakti sosial kesehatan untuk warga korban kebakaran di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (13/10/2015)
Mantan Kapolda Papua menambahkan salah satu penyebab kebakaran yakni tata kota yang masih semrawut.
"Karena sistem tata kota tidak beres. Perumahan kumuh, sistem kelistrikan amburadul. Kebakaran karena korsleting sudah selesai," katanya
Itu sebabnya, Tito mendukung keinginan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merelokasi warga yang tinggal di pemukiman kumuh ke rumah susun.
Menurut Tito, keinginan Gubernur Jakarta tepat sebagai solusi untuk membenahi tata kota yang amburadul.
"Sudah terlanjur banyak yang kumuh. Solusi perumahan kumuh bisa dengan apartemen atau rusunawa. Memang pertama-tama aneh jika pindah ke rusunawa atau apartemen. Jika rumah teratur, hidupnya pun akan tertib," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun