Suara.com - Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman), Rhoma Irama, resmi mendeklarasikan Partai Idaman sebagai partai politik di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta, Rabu (14/10/2015). Dalam acara itu, Rhoma sekaligus melantik para pengurus partai Idaman.
Rhoma menyatakan akan mengakomodir semua aliran umat Islam dalam partainya.
"Sebagai pengurus partai, saya meminta agar kita harus merangkul dan menghormati seluruh umat Islam lintas mazhab. Setia menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, jalan ukhuwah islamiyah lintas mazhab, lintas ormas dengan tidak saling mengkafirkan sesama Muslim," kata Rhoma.
Dia juga meminta agar para kader nantinya menghormati pimpinan partai.
"Saya berharap, kita sekalian menghormati pimpinan dan anggaran rumah tangga dan tidak mengkhianatinya," kata Rhoma.
Adapun pengurus DPP Partai Idaman untuk periode 2015-2020 yang dilantik Rhoma Irama adalah sebagai berikut:
Ketua Dewan Syuro:Fahrul Rozi Ishak
Ketua Umum: Rhoma Irama
Wakil Ketua Umum: Abdul Kadir Alatas, Syaiful Anwar, Rudi S. Pontoh, Akmal Basari, Hendra Suhada
Sekjen: Ramdansyah
Wasekjen: Luthfi, Debi Fera
Bendahara Umum: Nur hamsyah
Wakil Bendahara Umum: Mukmin, Syamsudin.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ini Kronologis Bentrokan Aceh Singkil Versi Polisi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR