Suara.com - Polisi akan memvisum mahasiswi Universitas Indonesia Safira Permatasari (20) yang baru saja dibebaskan dari sekapan penculik.
"Rencananya kita akan lakukan visum kepada korban yaitu visum fisik dan visum psikolog," kata Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, Kamis (22/10/2015).
Safira diculik hari Senin (19/20/2015) dan disekap di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Dia berhasil dibebaskan pada hari Selasa (20/10/2015).
Selain visum, mahasiswi Jurusan Teknik Arsitektur Interior angkatan 2014 itu juga akan mendapatkan konseling untuk memulihkan psikis pascapenculikan.
"Penanganan korban juga kita lakukan beberapa tahap konseling dan lain sebagainya. Jadi ada treatment sesuai aturan yaitu korban pascatrauma," kata Wahyu.
Saat menjalani pemeriksaan nanti, Safira juga akan mendapatkan pendampingan dari Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
"Dalam proses-proses pemeriksaan ini dia mendapatkan pendampingan dari P2TP2A itu dari kementerian PPA pada saat proses pemeriksaan," katanya.
Sementara itu, lima penculik Safira sudah dibekuk dan kini ditahan di Polres Jakarta Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan