Suara.com - Sebanyak 45 tim dari dalam dan luar negeri memperebutkan hadiah sebesar Rp120 juta dalam Kejuaraan Dragon Boat Tanjungpinang, Kepulauan Riau, pada 23-25 Oktober 2015.
Kepala Dinas Pariwisata Tanjungpinang, Juramadi Esram, di Tanjungpinang, Kamis (22/10/2015), mengatakan bahwa ajang Dragon Boat 2015 diselenggarakan pemerintah dengan menggunakan anggaran daerah. Dia mengemukakan, sebanyak 10 tim berasal dari Malaysia dan Brunei Darussalam, sedangkan 35 tim berasal dari berbagai daerah.
"Delapan tim dari Malaysia, sedangkan Brunei Darussalam mengirim dua tim," ujarnya.
Juramadi menjelaskan, sebanyak 35 tim lainnya itu antara lain berasal dari Kepri sendiri, juga dari Riau, Medan, Jakarta, Kutai, serta Jambi. Dari Kepri sendiri menurutnya, hanya Kepulauan Anambas yang tidak mengirimkan tim. Sementara dari Riau, tim-timnya berasal dari Siak, Pelalawan dan Bengkalis.
"Tim dari Kepri berasal dari Tanjungpinang, Lingga, Bintan, Karimun, Batam dan Natuna," ujarnya.
Juramadi pun mengemukakan bahwa ajang Dragon Boat Tanjungpinang sudah diselenggarakan sejak 1994, atau saat daerah itu masih berstatus sebagai kota administrasi.
"Sudah 21 tahun kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Tanjungpinang," pungkasnya. [Antara]
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat