Suara.com - Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diguncang gempa berkekuatan lima skala richter yang terjadi pada Jumat pukul 01.00 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno, di Jepara, Jumat, mengatakan, gempa tersebut terjadi di Kepulauan Mandalika, Kecamatan Donorojo, Jepara, dengan kedalaman 14 kilometer.
Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jateng, kata dia, gempa berlangsung selama 20-50 detik.
"Belum ada informasi adanya kerusakan bangunan maupun infrastruktur jalan dan jembatan," katanya.
Saat ini, tambah Lulus, petugas diterjunkan ke lokasi terdampak benda untuk melakukan penaksiran apakah ada dampaknya.
Lokasi pengecekan dampak gempa, kata dia, diprioritaskan di tujuh tempat yang ikut merasakan guncangan gempa, khususnya di Kecamatan Donorojo, Keling dan Bangsri.
"Jangan sampai ada kepanikan masyarakat karena gempa tersebut tidak berdampak tsunami," ujar Lulus.
Guncangan gempa yang terjadi, kata dia, memang tidak sampai berdampak karena wilayah Donorojo struktur tanahnya bebatuan sehingga guncangannya tidak terlalu kuat.
Maftukin, warga Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Jepara mengakui, merasakan dampak gempa yang terjadi pukul 01.00 WIB.
"Saya memang sempat terbangun karena sejumlah perabot rumah tangga ikut bergetar," ujarnya.
Dampak gempa juga dirasakan warga Mejobo, Kudus, Abu Bakar yang mengaku terbangun dari tidur akibat guncangan gempa.
Bakan, lanjut Lulus, pintu rumah ikut bergetar serta tempat tidur juga mengalami hal serupa. (Antara)
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan