Suara.com - Para pelari Kenya menguasai podium lomba lari Jakarta Marathon 2015 di kawasan Monumen Nasional Jakarta, Minggu, untuk nomor lari elit internasional baik putra maupun putri.
Pada nomor lari maraton putra elit internasional sejauh 42,195 kilometer, atlet asal Geoffrey Kipcrotich Birgen finis pertama dengan waktu dua jam 17 menit 38 detik. Geoffrey berhak atas hadiah sebesar Rp250 juta.
Atlet Kenya lain, Josephat Kiptanui Too Chobel menempati urutan kedua dengan catatan waktu dua jam 18 menit 22 detik dan berhak atas hadiah Rp175 juta. Kemudian, urutan ketiga ditempati Luka Chelimo Kipkemoi yang meraih waktu dua jam 19 menit 54 detik dan berhak atas hadiah Rp125 juta.
Pada nomor lari maraton putri elit internasional, atlet Etiopia Shankutie merebut posisi pertama dengan catatan waktu dua jam 43 menit 29 detik. Shankutie berhak atas hadiah sebesar Rp250 juta.
Posisi kedua dan ketiga masing-masing diraih pelari wanita Kenya Mercy Jelimo Too yang mencatatkan waktu dua jam 43 menit 45 detik dan Margaret Njuguna dengan waktu dua jam 48 menit sembilan detik.
Sementara pada kategori lari half marathon putra internasional sejauh 21 kilometer, tiga pelari Kenya memborong peringkat tiga besar dengan total hadiah Rp130 juta.
Ketiga pelari putra Kenya itu adalah John Lorono Lorira yang menempati urutan pertama dengan waktu satu jam lima menit 55 detik, Stanley Kipkoech Kirui dengan waktu satu jam tujuh menit 18 detik, serta Wairuri Antony Kahuthu yang meraih waktu satu jam tujuh menit 47 detik.
Pada kategori half marathon putri internasional, atlet putri Kenya Peninah Jepkocech Kigen merebut juara dengan catatan waktu satu jam 22 menit 54 detik. Peninah juga berhak atas hadiah sebesar Rp70 juta.
Peserta asal Amerika Serikat Sheryl Gruber menempati urutan kedua half maraton putri dengan waktu satu jam 39 menit 19 detik. Sheryl berhak atas hadiah sebesar Rp35 juta.
Pada kategori maraton nasional putra, atlet Jawa Barat Asmara Bara meraih juara dan mengalahkan sesama atlet Jabar Agus Prayogo dengan selisih waktu satu menit.
Triyaningsih juga berhasil meraih juara pada kategori maraton nasional putri dengan hanya selisih waktu kurang dari dua menit dari Olivia Sadi yang menempati urutan kedua.
Jakarta Marathon 2015 diikuti oleh 15 ribu peserta yang terbagi dalam empat kategori. Kategori pertama adalah Full Marathon yang diikuti dua ribu pelari, lalu kategori Half Marathon diikuti empat ribu pelari, kategori 10K diikuti enam ribu pelari, dan kategori 5K diikuti tiga ribu pelari.
Peserta kategori Full Marathon menempuh jarak 42,195 kilometer, sedangkan peserta Half Marathon menempuh jarak lomba 21 kilometer. Kemudian peserta 10K menempuh jarak 10 kilometer dan peserta 5K menempuh jarak lomba lima kilometer. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana