Suara.com - Beberapa waktu lalu, perusahaan transportasi, Grabtaxi, meluncurkan layanan Grabcar dengan armada mobil mewah, Lamborghini. Namun, perizinan layanan ini disorot Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Bagi Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak masalah dengan inovasi transportasi. Namun, dia meminta agar kehadiran mereka tetap mengikuti aturan main.
"Sebetulnya kamu mau bikin Grabtaxi juga nggak masalah mau Lamborghini juga nggak masalah, tapi si Lamborghini-nya bayar pajaknya pajak taksi bukan? yang punya Lamborgini siapa? kalau Lamborghini punyanya Grabtaxi, berarti harus masuk perhitungan aset Grabtaxi, berarti ada pajak penghasilannya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/10/2015).
Layanan Grabtaxi dengan mobil Lamborghini semula akan berlaku di sekitar Senayan dan hanya selama 24-25 Oktober dan 31 Oktober - 1 November 2015. Namun kemudian dibatalkan setelah persyaratan administrasi mereka disoal pemerintah.
"Makanya kalau dia itu bilang sewa dari orang yang punya, bukan milik Grabtaxi (mobil mewahnya). Berarti Grabtaxi itu harus bayar asuransi buat penumpang, kan di Indonesia undang-undang juga (mengatur) penumpang musti bayar asuransi," kata Ahok.
"Terus kalau dia sebagai taksi sewa, dia musti bayar sebagai pajak final, itu aja, hari ini yang jadi masalah kan penyewa taksi-taksi pribadi kan nggak membayar pajak-pajak final," Ahok menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat
-
AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
-
Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur
-
H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur
-
Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan
-
Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon
-
Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak
-
Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen
-
Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan Indonesia-Jepang
-
Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel