Suara.com - Tersangka kasus dugaan suap dalam penanganan perkara dana bansos Sumut, Patrice Rio Capella, ditawari menjadi justice collabolator, atau orang yang ikut membantu membongkar kasus korupsi dengan imbalan pengurangan hukuman.
Hal itu diungkapkan oleh pengacara Patrice, Maqdir Ismail, di gedung KPK, Jakarta, Senin (26/10/2015).
Maqdir menuturkan, Rio dianggap layak oleh penyidik KPK menjadi justice collaborator setelah mendengar keterangannya yang membantu memudahkan penyidik menangani kasus tersebut.
"Dari penyidik, menurut mereka (penyidik) apa yang disampaikan sudah memenuhi syarat untuk jadi justice collaborator," ujar Maqdir.
Kendati demikian, Maqdir belum mengetahui keuntungan apa yang akan diperoleh kliennya jika menerima tawaran KPK itu.
"Kalau lihat aturan mainnya begitu, karena waktu kemarin saya tanya ke penyidik, syaratnya apa dan apa kita belum tahu. yang penting sampaikan saja dulu," kata Maqdir.
Meski demikian, pihaknya masih mempertimbangkan kliennya untuk menjadi justice collaborator.
"Ini yang kita pertimbangkan, diperlukan atau tidak, justice collaborator yang mana, perbuatannya siapa. Kita lihat dulu faktualnya seperti apa," tegasnya.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik