Suara.com - Jaksa Agung M. Prasetyo rupanya tak mau ambil pusing dengan kabar rencana reshuffle Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang semakin santer.
Alih-alih menanggapi serius, Prasetyo hanya menyampakan pernyataan singkat saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Selasa (27/10/2015).
“Saya hanya patuh dan taat kepada instruksi Presiden," kata Prasetyo
Dia menyatakan, siap menerima apapun keputusan Presiden Jokowi, termasuk bila namanya diganti.
Kordinator Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (Kontrass) Haris Azhar sebelumnya menilai Prasetyo layak dicopot dari jabatannya. Haris menilai selama kepemimpinan Prasetyo, belum ada terobosan, termasuk soal penanganan kasus pelanggaran HAM masa lalu.
Prasetyo juga sempat digoyang isu soal kasus dugaan korupsi penanganan perkara dana bantuan sosial di Provinsi Sumut di Kejakasaan Agung. Kasus ini juga sudah menyeret bekas Sekjen Nasden Patrice Rio Capella.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu