Suara.com - Jaksa Agung M. Prasetyo rupanya tak mau ambil pusing dengan kabar rencana reshuffle Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang semakin santer.
Alih-alih menanggapi serius, Prasetyo hanya menyampakan pernyataan singkat saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Selasa (27/10/2015).
“Saya hanya patuh dan taat kepada instruksi Presiden," kata Prasetyo
Dia menyatakan, siap menerima apapun keputusan Presiden Jokowi, termasuk bila namanya diganti.
Kordinator Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (Kontrass) Haris Azhar sebelumnya menilai Prasetyo layak dicopot dari jabatannya. Haris menilai selama kepemimpinan Prasetyo, belum ada terobosan, termasuk soal penanganan kasus pelanggaran HAM masa lalu.
Prasetyo juga sempat digoyang isu soal kasus dugaan korupsi penanganan perkara dana bantuan sosial di Provinsi Sumut di Kejakasaan Agung. Kasus ini juga sudah menyeret bekas Sekjen Nasden Patrice Rio Capella.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan