Ilustrasi penjara (Shutterstocks)
Menyusul kasus tujuh tahanan kabur, Kepala Kepolisian Sektor Ciracas, Jakarta Timur, Komisaris Polisi Budi Santoso dicopot dan dipindahkan menjadi salah satu staf di Polda Metro Jaya.
"Kapolsek Ciracas dimutasi, ini bagian dari evaluasi karena adanya diduga pelanggaran SOP, tahanan lari," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal kepada wartawan, Selasa (27/10/2015).
Iqbal mengatakan pencopotan Budi diputuskan pada Minggu (25/10/2015).
"Sudah turun keputusannya dua hari lalu dan mutasinya per satu minggu ke depan. Itu Kapolres yang berwenang untuk serah terima jabatan," kata dia.
Menurut informasi, pejabat yang akan menggantikan posisi Budi adalah salah satu Polwan berpangkat AKP yang saat ini tengah berdinas di Polres Jakarta Selatan.
Selain distafkan, Budi juga masih menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi Pengamanan Polda Metro Jaya. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan kelalaian sehingga tahanan bisa melarikan diri.
"Sampai saat ini pemeriksaan Propam belum tuntas tapi diduga ada kelalaian sop kenapa bisa masuk gergaji," kata Iqbal," kata dia.
"Kapolsek Ciracas dimutasi, ini bagian dari evaluasi karena adanya diduga pelanggaran SOP, tahanan lari," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal kepada wartawan, Selasa (27/10/2015).
Iqbal mengatakan pencopotan Budi diputuskan pada Minggu (25/10/2015).
"Sudah turun keputusannya dua hari lalu dan mutasinya per satu minggu ke depan. Itu Kapolres yang berwenang untuk serah terima jabatan," kata dia.
Menurut informasi, pejabat yang akan menggantikan posisi Budi adalah salah satu Polwan berpangkat AKP yang saat ini tengah berdinas di Polres Jakarta Selatan.
Selain distafkan, Budi juga masih menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi Pengamanan Polda Metro Jaya. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan kelalaian sehingga tahanan bisa melarikan diri.
"Sampai saat ini pemeriksaan Propam belum tuntas tapi diduga ada kelalaian sop kenapa bisa masuk gergaji," kata Iqbal," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik