Suara.com - Aparat kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap tujuh tahanan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, yang dikabarkan telah kabur dari sel.
"Kami akan kejar dan akan kita tangkap," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal, Senin (19/10/2015).
Selain melakukan penangkapan ketujuh tahanan tersebut, pihaknya menurut Iqbal, juga akan menyelidiki kasus kaburnya para tahanan tersebut.
"Petugas jaga pada waktu itu akan diperiksa. Propam turun melakukan investigasi, apakah ada kesalahan SOP (Standard Operating Procedure) dalam kaburnya tahanan," kata Iqbal.
Sebelumnya, tujuh tahanan Polsek Ciracas dikabarkan telah kabur dari sel pada Senin (19/10), sekitar pukul 05.30 WIB. Kaburnya para tahanan pertama kali diketahui oleh salah satu tahanan bernama Ahmad Farok. Dia hanya melihat satu tahanan bernama Albar Sitanggang yang tersisa di sel.
Adapun ketujuh tahanan yang kabur di antaranya yakni Rudyana alias Ryan alias Botak bin Aep Saepudin (24), tahanan kasus narkoba dengan surat penahanan Sp.Han/90/IX/2015/Sek.Crs tanggal September 2015; Ledi Sofyan Hadi bin Jayadi (32), tahanan kasus uang palsu dengan surat penahanan SP.Han/88/IX/2015/Sek.Ciracas tanggal 2 September 2015; serta Agustiar alias Agus bin Alm Ahmad, tahanan kasus pencurian dengan pemberatan dengan surat penahanan Sp.Han/91/IX/2015/Sek.Ciracas tanggal 26 September 2015.
Kemudian juga ada Stephanius Theodoruos alias Yos (42), tahanan kasus pencurian dengan pemberatan dengan surat penahanan Sp.Han/92/IX/2015, tanggal 26 September 2015; Parmanongan Samosir (43), kasus percobaan pencurian dengan kekerasan dengan surat penahanan SP.Han/87/VIII/2015/Sek.Crs tanggal 27 Agustus 2015; Rinto MH Sidobalok (38), tahanan kasus percobaan rengan kekerasan dengam surat penahanan Sp.Han/86/VIII/2015/Sek.Crs tanggal 27 Agustus 2015; serta Budi Aprian bin alm Iwan (27), tahanan kasus narkoba dengan surat penahanan Sp.Han/95/X/2015/sek.Crs tanggal 7 Oktober 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!