Suara.com - Sebuah pabrik kondom di Jerman menghadapi masalah hukum terkait klaim paket tujuh produknya yang menyebutkan bahwa "koresponden bisa mengalami orgasme hingga 21 kali."
Einhorn, perusahaan kondom di Berlin pada Selasa (27/10/2015) waktu setempat, meminta pengadilan negara di Dusseldorf untuk membatalkan perintah pembatasan penggunaan slogan pada kemasan kondomnya seperti yang dialami oleh pesaingnya, Fair Squared.
Pengacara Einhorn berpendapat bahwa slogan itu jelas hanya lelucon, tapi hakim menyatakan tidak akan mengubah keputusannya itu, demikian seperti dilaporkan oleh Kantor Berita DPA.
Hakim Ketua Johanna Brueckner-Hofmann mengatakan bahwa slogan tersebut "cocok untuk penipuan" dan bisa menggoda orang untuk menggunakan kondom tersebut beberapa kali. "Itu sebabnya kita melarang ini," tegasnya.
Brueckner-Hofmann mengatakan bahwa kondom merupakan produk medis dan harus tunduk pada peraturan tentang kemasan yang memiliki "persyaratan khusus yang ketat."
Pengadilan akan mengumumkan keputusannya pada 26 November 2015. (The Washington Post/Associated Press)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove