Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto meminta anggota dewan mendonasikan sebagian uang untuk masyarakat yang menjadi korban dampak pembakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. Donasi bisa disalurkan lewat kotak amal yang disediakan di gedung Nusantara II, DPR.
Menurut pengamatan Suara.com, ada tiga kotak donasi yang dipajang di gedung Nusantara II. Kotak donasi yang pertama berada di pintu masuk menuju eskalator. Sedangkan kotak donasi kedua dan ketiga diletakkan di ruang rapat lantai 3.
Menurut salah satu petugas pengamanan dalam DPR, yang menempatkan kotak-kotak itu adalah Kesekretariatan Jenderal DPR atas instruksi Setya Novanto.
"Tadi siang pas mulai rapat, kan Pak Setya Novanto yang menyuruh meletakkan kotak donasi untuk menyumbang korban asap. Terus pihak kesetjenan yang simpan di situ (pintu masuk)," ujar anggota pamdal kepada Suara.com.
Saat membuka rapat paripurna tadi, Setya Novanto mengimbau anggota dewan untuk membantu meringankan beban korban asap pembakaran hutan dan lahan. Semua pimpinan DPR, katanya, telah menyumbangkan Rp10 Juta.
"Jika anggota ada yang juga mau menyumbang, silakan," katanya.
Menurut pengamatan Suara.com, hingga sore orang yang memasukkan uang donasi masih sedikit. Di dalam kotak terlihat hanya beberapa lembar uang Rp5.000, Rp20 ribu, dan Rp50 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?