Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto meminta anggota dewan mendonasikan sebagian uang untuk masyarakat yang menjadi korban dampak pembakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. Donasi bisa disalurkan lewat kotak amal yang disediakan di gedung Nusantara II, DPR.
Menurut pengamatan Suara.com, ada tiga kotak donasi yang dipajang di gedung Nusantara II. Kotak donasi yang pertama berada di pintu masuk menuju eskalator. Sedangkan kotak donasi kedua dan ketiga diletakkan di ruang rapat lantai 3.
Menurut salah satu petugas pengamanan dalam DPR, yang menempatkan kotak-kotak itu adalah Kesekretariatan Jenderal DPR atas instruksi Setya Novanto.
"Tadi siang pas mulai rapat, kan Pak Setya Novanto yang menyuruh meletakkan kotak donasi untuk menyumbang korban asap. Terus pihak kesetjenan yang simpan di situ (pintu masuk)," ujar anggota pamdal kepada Suara.com.
Saat membuka rapat paripurna tadi, Setya Novanto mengimbau anggota dewan untuk membantu meringankan beban korban asap pembakaran hutan dan lahan. Semua pimpinan DPR, katanya, telah menyumbangkan Rp10 Juta.
"Jika anggota ada yang juga mau menyumbang, silakan," katanya.
Menurut pengamatan Suara.com, hingga sore orang yang memasukkan uang donasi masih sedikit. Di dalam kotak terlihat hanya beberapa lembar uang Rp5.000, Rp20 ribu, dan Rp50 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat