Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan terbang dari Jambi ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk meninjau lahan hutan gambut di Kabupaten Pulang Pisau.
Presiden Jokowi dan rombongan diagendakan akan meninggalkan Provinsi Jambi, Sabtu (31/10/2015) pagi, melalui Bandara Sultan Thaha Syarifuddin Jambi dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia 1, dan dijadwalkan tiba di Bandara Tjilik Riwit Palangkaraya, Kalteng, menjelang siang.
Selanjutnya Presiden akan meninjau fasilitas pendidikan di SDN 8 Pahandut di Jalan Dr. Murjani Gang Purwosari, Kota Palangkaraya, Kalteng.
Selama sekitar 30 menit, Presiden dan rombongan akan meninjau sekolah itu termasuk berdialog dengan guru dan siswa sekolah itu. Kemudian Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan menuju lahan hutan gambut Kabupaten Pulang Pisau dengan berkendara mobil.
Selama sekitar satu jam perjalanan, Presiden dan rombongan akan meninjau wilayah itu. Pada Sabtu sore, Presiden dan rombongan akan menuju Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya untuk terbang kembali menuju Jakarta melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusumah, Jakarta.
Sebelumnya Presiden berkantor di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), dan melakukan sejumlah kunjungan di Palembang. Ia kemudian terbang ke Jambi yang salah satu kegiatannya adalah meninjau Suku Anak Dalam di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian