Suara.com - Polisi belum berhasil mengungkap kasus teror penembakan di kantor PT. Gojek Indonesia di Jalan Kemang Selatan 8, Nomor 56, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
"Masih dalam proses. Kita lagi cari sampai saat ini belum dapat," kata Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, Senin (2/11/2015).
Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan telah mengirim barang bukti berupa pecahan logam peluru atau peluru rakitan yang ditemukan di lokasi ke Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri.
"Olah TKP sudah. BB (barang bukti) sudah kita kirim ke labfor," kata dia.
Polres Jakarta Selatan, katanya, masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri terhadap pecahan logam yang ditembakkan pelaku.
"Saya akan jawab itu setelah ada laporan dari labfor," katanya.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor Mampang Komisaris Polisi Prio Utomo menyebut benda yang ditembakkan ke kantor Gojek sebagai proyektil peluru jenis rakitan.
"Ditemukan tepat di depan pintu masuk," kata Prio kepada Suara.com melalui aplikasi Whatsapp.
Prio memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Hanya kaca depan kantor Gojek mengalami pecah dan rusak," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Praperadilan Paulus Tannos dalam Kasus E-KTP Ditolak Hakim, Ini Alasannya
-
75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga
-
Selain Mantan Presiden dan Mantan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol ke Istana
-
Terbukti Siapkan Rp20 Miliar untuk Suap Hakim, Eks Petinggi Wilmar Divonis 6 Tahun Penjara
-
Harga Minyak Dunia Terancam Melambung, Pemerintah Diwanti-wanti Tak Naikkan BBM Saat Lebaran
-
Revisi UU Ketenagakerjaan, DPR Janji Libatkan Buruh dan Pengusaha
-
Perkara Eks Dirut Indofarma, Guru Besar Hukum UII: Tak Ada Unsur Mens Rea
-
Israel Gempur Teheran dan Beirut Secara Bersamaan, Hizbullah Balas Serang Pangkalan Militer
-
Ada yang Terjerat Sampai Meninggal, DPRD DKI Peringatkan Bahaya Kabel Menjuntai saat Musim Hujan
-
Siapa Penerus Ali Khamenei? Dua Kota Suci Ini Jadi Penentunya