Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon angkat bicara soal kisruh sampah warga Jakarta yang dibuang di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.
Dia meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa cepat menyelesaikan persoalan itu.
"Ya saya kira harus bisa cepat diselesaikan," kata Fadli usai menghadiri acara diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu. (7/11/2015).
Fadli yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengharapkan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bisa menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pihak. Termasuk dengan Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bogor dan PT. Godang Tua Jaya selaku pengelola sampah warga Jakarta di Bantargebang.
"Harusnya bisa berkomunikasi dengan pihak di Bantargebang (PT. Godang Tua Jaya), komunikasi yang baik. Saya kira kalau komunikasinya nggak baik akan menimbulkan kesulitan," jelasnya.
Sebelumnya Ahok menjelaskan kisruh sampah terjadi karena adanya wacana pemutusan kerjasama yang dilakukan oleh Pemprov DKI dengan PT. Godang Tua Jaya karena dituding wanprestasi.
Kasus ini juga berbuntut dengan penghadangan truk sampah oleh warga Cileungsi yang mengarah ke Bantargebang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya