Suara.com - Pintu Air Manggarai, Jakarta, saat ini bersiap untuk menerima kiriman air dari Bendungan Katulampa, Bogor. Di Bogor, hujan turun, Minggu kemarin sejak siang hingga malam hari.
"Saat ini ketinggian air di Pintu Air Manggarai masih di bawah normal yaitu 580 cm, namun kita mengantisipasi perubahan permukaan air pada tengah malam menyusul kiriman air dari Katulampa dan Depok," ujar petugas pos jaga Pintu Air Manggarai Julianto, Minggu (9/11/2015) malam.
Menurut Julianto, karena hujan yang terjadi di Bogor dan Depok menyebabkan tingginya debet air di kedua lokasi tersebut. Pada pukul 18.00 WIB, ketinggian permukaan air di bendungan Katulampa tercatat 120 cm.
Dengan ketinggian 120 cm, bendungan Katulampa menyatakan status Siaga IV dan bersiap untuk beralih ke Siaga III jika permukaan air sudah mencapai 150 cm. Sedangkan peningkatan permukaan air di Pintu Aor Depok pada pukul 18.00 WIB tercatat setinggin 100 cm, sedangkan pada pukul 22.00 WIB tercatat 195 cm.
"Hal ini disebabkan oleh air hujan kiriman dari Bendungan Katulampa yang sudah mencapai Pintu Air Depok," ujar Julianto.
Namun Julianto juga mengingatkan bahwa debet air dari Depok diperkirakan akan tiba di Jakarta dalam waktu 6 jam sejak pukul 22.00 WIB. Selain itu, curah hujan di daerah Jakarta dan sekitarnua juga akan mempengaruhi tinggi permukaan air di Pintu Air Manggarai.
"Mudah-mudahan tidak ada hujan lagi malam ini, agar permukaan air tidak naik," ujar Julianto. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi