Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menandai pohon-pohon yang ada di Jakarta yang umurnya sudah tua dan rawan akan tumbang apabila ada angin kencang atau hujan deras melanda Ibu Kota. Ahok menginginkan ke depannya seluruh pohon yang ada di Jakarta sudah bisa dipantau ke dalam sistem atau aplikasi Smart City.
"Kita udah antisipasi, taruh petugas. Memang jangka panjang mesti kita tandain pohon mana yang perlu di-trim (tebang). Saya udah minta Smart City untuk menyelidiki," ujarnya di Lapangan Eks IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015).
Sebelumnya Ahok juga telag meminta kepada Dinas Pertamanan dan Pemakaman untuk segera memasukan daftar seluruh pohon yang ada di Jakarta ke dalam sistem atau aplikasi Smart City.
Daftar nama pohon yang ada di Jakarta dan dimasukan ke sistem Jakarta Smart City dikatakan Ahok bertujuan agar Dinas Pertamanan dan Pemakaman lebih mudah mengetahui usia pohon-pohon yang sudah tua dan rawan tumbang. Sehingga bisa segera diantisipasi. Tak hanya itu, jenis pohon yang baru ditanam juga diminta dimasukan.
"Tapi kalau sekarang mau nggak mau kita hanya taruh Satgas tungguin. Kalau ada pohon tumbang kita cepet sekali atasi. Kalau ada bahaya udah kita trim duluan," jelas Ahok.
Berita Terkait
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional