Bareskrim Mabes Polri (suara.com/Bowo Raharjo)
Pembakaran rumah ibadah kembali terjadi. Kali ini tempat ibadah milik penganut aliran kepercayaan Sapta Darma di Dukuh Blando, Desa Plawangan, Kecamatan Kragan, Rembang, Jawa Tengah dibakar oleh warga pada Selasa kemarin (10/11/2015).
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Suharsono membenarkan kejadian tersebut. Namun menurutnya, tempat ibadah penganut kepercayaan yang dibakar itu berupa bangunan belum jadi.
"Peritiwa di Rembang itu merupakan bangunan rumah belum jadi yang masih pondasi dan ada beberapa bagian tembok yang rusak dan di bakar hanya kayu, pintu reng," kata Suharsono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (11/11).
Menurut dia, bangunan yang digunakan untuk rumah ibadah tersebut milik salah seorang warga bernama Tresno. Namun tempat itu belum memperoleh izin sebagai rumah ibadah.
Menurut dia, bangunan yang digunakan untuk rumah ibadah tersebut milik salah seorang warga bernama Tresno. Namun tempat itu belum memperoleh izin sebagai rumah ibadah.
"Kalaupun untuk rumah ibadah tempat itu belum berizin. Namun (kasus pembakaran) sudah ditindaklanjuti dan di mediasi untuk dipindahkan ke tempat lain," terangnya.
Suara.com - Dari informasi yang diperoleh, rumah ibadah itu bernama Candi Busono, di bakar oleh warga pada Selasa kamrin pukul 10.30 Wib. Pembakaran sanggar itu dilakukan oleh sekitar 40-50 warga. Diperkirakan kerugian materil sebesar Rp100 juta.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi