Suara.com - Kuasa Hukum Abu Bakar Ba'asyir, Achmad Michdan, menilai ada intevensi pihak Amerika Serikat (AS) dalam kasus terorisme yang telah menjerat kliennya. Pasalnya menurutnya, sebelum adanya putusan pengadilan terkait kasus terorisme, pihak AS sudah terlebih dahulu mencap Ba'asyir sebagai teroris.
"Kami melihat ada desakan politik dalam keputusan pengadilan yudek yuris ini. Salah satunya adanya pejabat Amerika yang sudah memasukkan ustadz Abu sebagai teroris, itu mendahului putusan hukum yang inkracht di tingkat pengadilan tinggi," kata Michdan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2015).
Michdan juga menilai, intervensi AS semakin terlihat pada pemberitaan yang terus memberitakan Ba'asyir sebagai otak kelompok teroris di Indonesia.
"Secara internasional sudah ada justifikasi, kemudian muncul di banyak media. Nah, itu pelanggaran hukum terhadap hak seseorang. Apakah itu dikategorikan sebagai intervensi? Bisa saja. Karena ekonomi Indonesia amat tergantung pada Amerika," katanya.
Lebih dari itu, dia juga menyayangkan putusan PN Jakarta Selatan yang tetap memvonis kliennya 15 tahun penjara. Padahal menurutnya, dalam dakwaan primer, Ba'asyir tidak terbukti melakukan kegiatan terorisme.
"Sangat tidak terbukti dan ambivalen. Yang menyatakan bahwa dakwaan primer tidak terbukti, tapi beliau ditetapkan sebagai teroris, menurut saya ini tidak konsisten," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi
-
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik
-
Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia
-
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar