Suara.com - Sebuah SMS terakhir dari seorang pelaku teror ditemukan dalam sebuah ponsel di salah satu lokasi serangan Paris. Pesan berbunyi "OK, kita sudah siap" itu ditemukan dalam ponsel yang dibuang ke tempat sampah di sekitar teater Bataclan, salah satu TKP penyerangan, Jumat (13/11/2015) malam.
Tak hanya pesan terakhir, ponsel tersebut juga berisi peta rinci teater, tempat berlangsungnya konser band asal California, Eagles of Death Metal. Sedikitnya 89 orang tewas di tangan tiga pelaku bersenjata yang meledakkan diri usai melakukan aksinya.
Polisi belum memastikan, mana dari antara ketiganya yang merupakan pemilik ponsel tersebut. Namun mereka yakin bahwa ponsel itu milik salah satu dari mereka.
Disaat bersamaan, Reuters melansir, polisi juga sedang mengejar seorang tersangka baru setelah muncul sebuah video yang memperlihatkan tiga orang di dalam sebuah mobil yang dipakai para pelaku.
"Tiga orang di dalam mobil Seat hitam melakukan penembakan di teras bar dan restoran," kata seorang sumber di kejaksaan.
Sumber tersebut mengatakan, saat ini para penyidik yakin bahwa selain Salah Abdelsalam, pelaku yang masih diburu polisi, serta saudara lelakinya Brahim, yang meledakan diri di lokasi, masih ada orang ketiga yang belum teridentifikasi.
Tujuh pelaku penembakan dan pelaku bom bunuh diri tewas dalam serangan yang menewaskan 129 orang tersebut. Teror terjadi di sejumlah tempat seperti stadion Stade de France, beberap cafe, serta teater musik Bataclan.
ISIS mengklaim sebagai dalang di balik aksi. Mereka mengaku mengirim delapan orang dalam misi tersebut. (Mirror)
BACA JUGA:
Beredar, Video Amatir Detik-detik Pembantaian di Paris
Lion Air Ungkap Suara Desahan di Ruang Pilot
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi