Ilustrasi KRL [Antara]
Penumpukan penumpang di Stasiun Duren Kalibata, Jakarta Selatan, sudah tertangani, Selasa (24/11/2015) malam. Tadinya, penumpang terlambat diangkut karena jalur Stasiun Citayam - Stasiun Bojonggede ditutup gara-gara ada pohon tumbang dan longsor.
"Kereta sudah lancar dan sudah bisa perjalanan ke Bogor," kata Zakaria (22), salah satu pengguna jasa KRL di Stasiun Duren Kalibata, kepada Suara.com.
Zakaria merupakan salah satu penumpang yang naik dari Stasiun Manggarai. Ia sempat merasakan banyaknya antrian pengguna jasa KRL di Stasiun Manggarai.
"Saya tadi naik dari Stasiun Manggarai, di dalam kereta padat banget, orang berdesak-desakan," kata Zakaria.
Suara.com - Peristiwa longsor terjadi sekitar jam 17.00 WIB tadi. Dua jam kemudian, sekitar jam 19.00 WIB, jalur Bogor dibuka lagi.
Meski demikian, penumpukan penumpang sempat terjadi di berbagai stasiun karena tadi pemberangkatan kereta banyak yang tertunda.
"Penumpukan penumpang tadi terjadi di stasiun-stasiun, mulai dari Jakarta Kota, sampai Tebet, lalu Pasar Minggu. Tapi, sekarang sudah mulai terurai," kata juru bicara PT. KAI Commuter Jabodetabek, Eva Chairunnisa, kepada Suara.com.
Eva mengimbau pengguna jasa KRL jangan berebut dan memaksakan diri masuk rangkaian kereta kalau sudah penuh karena bisa membahayakan keselamatan.
"Mohon tetap perbatikan keamanan. Jangan nekat masuk kalau kereta penuh," katanya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara